KOTA BUKITTINGGI
Secara geografis Kota bukittinggi terletak di antara 01o16' - 0o19' LS - 100o21' - 100o25' BT, luas wilayahnya adalah 25,24 Km2.
Perbatasan wilayahnya adalah di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Agam, di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Agam, di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Agam, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Agam, wilayah ini terbagi atas 3 Kecamatan dan 24 Kelurahan.
Komoditi unggulan Kota Bukittinggi yaitu sektor pertanian, Perkebunan dan jasa. Sektor pertanian komoditi unggulannya adalah Jagung, dan Ubi kayu, Sub sektor perkebunan komoditi yang diunggulkan berupa Kopi, Kelapa dan kakao. Pariwisatanya yaitu wisata alam, wisata adat dan budaya.
Perbatasan wilayahnya adalah di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Agam, di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Agam, di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Agam, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Agam, wilayah ini terbagi atas 3 Kecamatan dan 24 Kelurahan.
Komoditi unggulan Kota Bukittinggi yaitu sektor pertanian, Perkebunan dan jasa. Sektor pertanian komoditi unggulannya adalah Jagung, dan Ubi kayu, Sub sektor perkebunan komoditi yang diunggulkan berupa Kopi, Kelapa dan kakao. Pariwisatanya yaitu wisata alam, wisata adat dan budaya.
Bukittinggi sebelumnya disebut dengan Fort de Kock dan dahulunya pernah dijuluki sebagai Parijs van Sumatra selain kota Medan. Kota ini merupakan tempat kelahiran beberapa tokoh pendiri Republik Indonesia, di antaranya adalah Mohammad Hattadan Assaat yang masing-masing merupakan proklamator dan pejabat presiden Republik Indonesia.
Selain sebagai kota perjuangan, Bukittinggi juga terkenal sebagai kota wisata yang berhawa sejuk, dan bersaudara (sister city) dengan Seremban di Negeri Sembilan, Malaysia. Seluruh wilayah kota ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Agam. Tempat wisata yang ramai dikunjungi adalah Jam Gadang, yaitu sebuah menara jam mirip Big Ben yang terletak di jantung kota sekaligus menjadi simbol bagi kota yang berada pada tepi sebuah lembah bernama Ngarai Sianok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar